KEMENTERIAN PERTANIAN - DIREKTORAT JENDRAL PERKEBUNAN

BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN PONTIANAK

19/02/2018 - 04:51 AM

NEMATODA PENYAKIT TANAMAN KELAPA SAWIT

Di Publish Pada : 18/01/2018 | Kategori : Jadwal

Hama nematoda (Rhadinaphelenchus cocophilus) menyebabkan penyakit cincin merah. Kerusakan internal biasanya terlihat setelah 2-3 minggu setelah nematoda menginfeksi jaringan tanaman; sedangkan kerusakan eksternal terlihat hingga 2 bulan setelah infeksi.

Seluruh siklus hidup nematoda berlangsung di dalam jaringan tanaman. Nematoda cincin merah ini dapat menginfeksi baik pada jaringan maupun daun. Di dalam jaringan daun, nematoda menghambat pergerakan suplai air. Nematoda cincin merah dapat bertahan selama 7 hari di dalam tanah dan 90 minggu di dalam jaringan benih.

Ciri-ciri pohon sawit yang diserang oleh nematoda ini adalah :

  1. Daun yang terserang jadi menggulung dan tumbuh tegak, tidak membuka seperti umumnya.
  2. Daun nekrosis, warna petiol daun menguning hingga keabuan dan selanjutnya mati dan mengering.
  3. Tandan buah tidak membuka lalu membusuk sehingga tidak menghasilkan buah.
  4. Gejala pada batang berupa adanya garis melingkar berwarna merah pada jaringan batang atau kemerahan/red ring.

Cara penyebaran : lewat air dan kontak akar

Cara pengendalian:

Beberapa instansi besar yang berwenang dalam masalah pertanian atau perkebunan sampai saat ini belum mengeluarkan rekomendasi untuk pengendalian nematoda pada sawit.

Pengendaliannya dapat dengan cara pohon yang terserang dibongkar dan dibakar, ataupun dengan cara tanaman dimatikan dengan menggunakan racun natrium arsenit.

Perlakuan dengan natrium arsenit ini sama seperti pada proses mematikan pohon sawit tua yang akan diremajakan.

Caranya dengan memberi lubang menggunakan bor pada batang sawit sedalam 30 cm. Lubangnya miring ke atas. Lalu masukkan 20cc Natrium Arsenit, dan tutup mulut lubang dengan tanah liat yang pejal. Setelah tanaman mati/kering dibongkar lalu dibakar segera dibongkar untuk menghilangkan sumber infeksi.

Pengendalian serta Pencegahan

Penggunaan mulsa yang dapat mematikan nematoda yaitu penggunaan mulsa eupatorium odoratum dengan kebutuhan 45 ton/ha diawal musim hujan. Penggunaan pestisida nabati nematodor.

Diolah dari berbagai sumber.

 

Hithman Sitorus, SP (Penyelia Lab. Identifikasi OPT)


Kritik Dan Saran

Pengunjung

Pengunjung hari ini : 14
Total pengunjung : 386

Polling

Survey kepuasan website edit

Apakah website ini bermanfaat ?
Sangat Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kadang Bermanfaat
Kurang Bermanfaat
Kurang Faedah

Galeri Foto

Galeri Video

Copyright © 2017 Direktorat Jenderal Perkebunan - Kementerian Pertanian
Jl. Budi Utomo No.57, Pontianak - Kalimantan Barat 78241 - Indonesia
Telp. : (0561) 883632 - Fax : (0561) 882784. Email : bptpbunpontianak@pertanian.go.id