BALAI PELINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN PONTIANAK
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

MERIAHKAN HUT RI KE-81, BPTP PONTIANAK LAKSANAKAN KEGIATAN MERDEKA OPT

Diposting     Kamis, 20 Agustus 2026 04:08 pm    Oleh    Admin Balai Pontianak



Oleh: Tim Pelayanan Teknis, UPPT Sungai Ambawang.

Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81, BPTP Pontianak melaksanakan kegiatan “Merdeka OPT” berupa pengendalian hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit (UPDKS) pada tanaman kelapa sawit di Koperasi Produsen Jaya Usaha Sempurna (KP. JUS), Desa Mega Timur Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya pada tanggal 18 Agustus 2026.  Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja UPPT Sungai Ambawang sebagai bentuk komitmen BPTP Pontianak dalam mendukung perlindungan tanaman perkebunan dan membantu petani dalam mengendalikan serangan OPT.

Tim BPTP Pontianak yang melaksanakan kegiatan “Merdeka OPT” adalah Tim Brigade Pelindungan Tanaman (BPT) dan Tim Mobil Klinik Tanaman Perkebunan. Tim BPT melaksanakan demonstrasi pengendalian UPDKS secara langsung di lapangan, sementara Tim Mobil Klinik Tanaman Perkebunan memberikan pelayanan teknis langsung kepada petani. Kehadiran layanan ini menjadi wujud nyata bahwa pelayanan perlindungan tanaman dapat dilakukan dimana saja secara langsung di tengah masyarakat, sehingga petani memperoleh akses konsultasi dan pendampingan yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan permasalahan yang dihadapi di lapangan.

Rangkaian kegiatan “Merdeka OPT” diawali dengan serah terima bantuan bahan pengendalian hama UPDKS secara simbolis kepada KP. JUS sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengendalian OPT di tingkat petani. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara tepat dan efektif dalam mendukung pelaksanaan pengendalian di areal perkebunan kelapa sawit yang terserang UPDKS.

Sosialisasi dan diskusi mengenai pengendalian hama UPDKS pada kelapa sawit. Melalui sesi tersebut, petani mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengamatan kondisi tanaman, pengenalan serangan UPDKS, serta langkah-langkah pengendalian yang dapat dilakukan secara tepat.

Praktik pengendalian UPDKS di lapangan. Petugas bersama petani mempraktikkan teknik pengendalian menggunakan metode penyemprotan dan injeksi akar. Praktik secara langsung ini diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada petani sehingga teknik pengendalian yang disampaikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan di lapangan sesuai dengan kondisi tanaman.

Pelaksanaan kegiatan “Merdeka OPT” juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BPTP Pontianak sebagai fasilitator, petugas UPPT, petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan petani dalam menjaga kesehatan tanaman perkebunan. Kolaborasi tersebut penting untuk membangun kesadaran bahwa pengendalian OPT merupakan tanggung jawab bersama dan perlu dilakukan secara tepat, efektif, serta berkelanjutan.

Melalui kegiatan “Merdeka OPT” ini, BPTP Pontianak berkomitmen untuk terus mendampingi petani dalam meningkatkan kemampuan pengamatan dan pengendalian OPT di lapangan. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kerja nyata untuk mendukung petani dan menjaga produktivitas perkebunan. Merdeka OPT, Kebun Lestari, Petani Sejahtera!


Bagikan Artikel Ini