BALAI PELINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN PONTIANAK
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

BPTP PONTIANAK LAKSANAKAN KEGIATAN “MERDEKA OPT” SERENTAK DI SELURUH WILAYAH UPPT

Diposting     Kamis, 27 Agustus 2026 06:08 pm    Oleh    Admin Balai Pontianak



Pontianak, Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Balai Pelindungan Tanaman Perkebunan (BPTP) Pontianak melaksanakan kegiatan “Merdeka OPT” secara serentak di seluruh wilayah kerja Unit Pelaksana Perlindungan Tanaman (UPPT) BPTP Pontianak. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya perlindungan tanaman perkebunan melalui pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di tingkat lapangan.

Pelaksanaan kegiatan “Merdeka OPT” melibatkan 11 kelompok/lembaga tani yang tersebar di 9 wilayah kerja UPPT BPTP Pontianak, yaitu UPPT Rasau Jaya, UPPT Kapuas, UPPT Samalantan, UPPT Sungai Pinyuh, UPPT Sungai Ambawang, UPPT Singkawang, UPPT Nenak, UPPT Sintang, dan UPPT Sungai Kakap. Komoditas sasaran kegiatan ini adalah kelapa sawit, kelapa, kakao, karet, dan kopi, dengan total luas pengendalian mencapai 45 Ha. Sementara OPT sasaran kegiatan “Merdeka OPT” antara lain Oryctes (Kumbang Tanduk), Helopeltis (Kepik Penghisap Buah Kakao), Brontispa (Kumbang Janur Kelapa), Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit (UPDKS), Ulat Api, Penyakit Tajuk (Crown Disease), penyakit Bidang Sadap tanaman karet, Hypothenemus (penggerek buah kopi), hama tikus dan beberapa jenis gulma.

Kegiatan “Merdeka OPT” dimulai pada tanggal 13 Agustus 2026 di UPPT Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya dengan melakukan kegiatan pengendalian di tiga lokasi. Lokasi pertama adalah di Poktan Borneo Jaya dengan melaksanakan pengendalian kumbang Brontispa Longissima pada tanaman kelapa seluas 3 Ha di Desa Punggur Kapuas menggunakan insektisida (Spontan). Lokasi kedua dilakukan di Desa Punggur Kecil, wilayah Poktan Tani Makmur, dengan melaksanakan pengendalian hama penggerek buah kopi-PBKo (Hypothenemus hampei)  dan wereng Kopi (Sanurus sp.) pada tanaman kopi seluas 2 Ha. Pengendalian OPT dilakukan dengan menggunakan insektisida dan didukung alat pengendalian berupa Knapsack Power Sprayer sebanyak 2 unit. Lokasi pengendalian ketiga adalah di Poktan Jelita-3 dengan melaksanakan pengendalian OPT ulat api pada komoditas kelapa seluas 2 Ha di Desa Sungai Kupah, Pengendalian dilakukan menggunakan insektisida (Matador dan Spontan), dan dukungan APD berupa sarung tangan dan masker serta peminjaman mesin bor.

Pada tanggal 13 Agustus 2026 UPPT Singkawang juga melaksanakan kegiatan “Merdeka OPT” yang berlokasi di Poktan Permata Hijau, Kelurahan Harapan Kecamatan  Singkawang Utara. Di lokasi ini dilaksanakan pengendalian penyakit tajuk (Crown Disease) yang menyerang tanaman kelapa sawit seluas 4 Ha dengan menggunakan insektisida (Furadan) dan pupuk boron untuk tanaman yang terserang ringan sampai sedang.

Pada tanggal 18 Agustus 2026 kegiatan “Merdeka OPT” di UPPT Sungai Ambawang (Kabupaten Kubu Raya), UPPT Nenak dan UPPT Sintang (Kabupaten Sintang). Pelaksanaan “Merdeka OPT” UPPT Sungai Ambawang dilaksanakan di lahan petani Koperasi Jaya Usaha Sempurna (JUS) dengan melaksanakan pengendalian Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit (UPDKS) yang menyerang kelapa sawit seluas 10 Ha di Desa Mega Timur. Pengendalian dilakukan menggunakan insektisida (Sevin, Spontan, Marshal). Di UPPT Nenak, kegiatan “Merdeka OPT” dilaksanakan di Poktan Usaha Kita dengan melaksanakan pengendalian penyakit bidang sadap karet dan gulma seluas 4 Ha di Desa Suka Jaya, Kecamatan Tempunak. Pengendalian penyakit bidang sadap dilakukan dengan menggunakan OleoPlus dan Amistartop, sedangkan pengendalian gulma menggunakan Herbisida Sistemik (Roundup), dan Herbisida Kontak (Gramoxone). Adapun di UPPT Sintang, kegiatan “Merdeka OPT” dilaksanakan di Poktan Subur Jaya dengan melaksanakan pengendalian tikus dan gulma pada tanaman kelapa sawit seluas 4 Ha di Desa Telaga Dua, Kecamatan Binjai Hulu. Pengendalian dilakukan menggunakan Rodentisida untuk mengendalikan hama tikus dan herbisida untuk mengendalikan gulma.

Pada tanggal 20 Agustus 2026 kegiatan “Merdeka OPT” dilaksanakan di UPPT Sungai Pinyuh di wilayah Poktan Tunas Muda dengan mengendalikan hama Tikus, Brontispa, dan Oryctes pada kebun kelapa seluas 10 Ha di Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Sarana pengendalian yang digunakan meliputi Rodentisida (Petrokum) untuk mengendalikan hama tikus dan Feromon (Feromonas) serta Metarhizium untuk mengendalikan Oryctes. Pada kegiatan ini juga petani diberikan bantuan APD berupa masker dan sarung tangan.

Kegiatan “Merdeka OPT” terus berlanjut hingga tanggal 24 Agustus 2026 yang dilaksanakan Di UPPT Rasau Jaya (Kabupaten Kubu Raya), UPPT Kapuas (Kabupaten Sanggau) dan UPPT Samalantan (Kabupaten Bengkayang). Di UPPT Rasau Jaya kegiatan “Merdeka OPT” dilakukan di wilayah Poktan Maju Bersama dengan melaksanakan pengendalian Oryctes pada kebun kelapa sawit seluas 2 Ha di Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya. Pengendalian Oryctes dilakukan menggunakan feromon dan insektisida (Furadan). Di UPPT Kapuas, kegiatan “Merdeka OPT” dilaksanakan di Poktan Asah dengan melaksanakan pengendalian Gulma dan Oryctes yang menyerang tanaman kelapa sawit seluas 3 Ha di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas. Pengendalian dilakukan melalui penggunaan herbisida (Roundup) dan insektisida (Furadan). Sementara itu, di UPPT Samalantan, kegiatan “Merdeka OPT” dilaksanakan di Poktan Bunga Mekar dengan melaksanakan pengendalian OPT Helopeltis pada tanaman kakao seluas 1 Ha di Desa Beringin Baru, Kecamatan Monterado. Pengendalian dilakukan menggunakan insektisida (Decis). Pada kegiatan ini petani juga diberikan bantuan APD berupa masker dan sarung tangan.

Kegiatan “Merdeka OPT” merupakan salah satu bentuk nyata semangat kemerdekaan yang digagas oleh BPTP Pontianak dalam menjaga perkebunan tetap sehat, produktif, dan berkelanjutan. Melalui gerakan serentak “Merdeka OPT” diharapkan kerugian ekonomi akibat serangan OPT dapat berkurang sehingga petani dapat lebih merasakan kesejahteraan di alam kemerdekaan. Merdeka!!


Bagikan Artikel Ini