BPTP PONTIANAK GELAR SOSIALISASI PENGEMBANGAN KAWASAN TEBU TAHUN 2026 DI KABUPATEN BLORA
Diposting Jumat, 10 April 2026 02:04 pm
Kabupaten Blora – BPTP Pontianak melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Tebu Tahun 2026 di Aula Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan program serta memastikan kesiapan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) di wilayah Kabupaten Blora.

Kegiatan diawali dengan arahan dari Kepala Bidang Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora yang menekankan pentingnya verifikasi percepatan pengusulan lahan oleh penyuluh, sehingga diharapkan proses pengajuan dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPTP Pontianak menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan tahun 2025. Seluruh dokumen kegiatan sebelumnya telah lengkap dan dikirimkan ke Direktorat terkait. Selain itu, disampaikan bahwa target penyelesaian SK CPCL diharapkan selesai pada bulan April 2026, dengan tahapan administrasi dilanjutkan pada awal Mei.
Perkembangan perkebunan tebu di Kabupaten Blora menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun Pabrik Gula GMN belum beroperasi, petani tetap dapat menjual hasil panen ke pabrik lain. Selain itu, meningkatnya harga tebu turut mendorong minat petani untuk kembali menanam tebu. Namun demikian, penyaluran benih diharapkan tetap memperhatikan kondisi cuaca serta penataan varietas perlu dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak pabrik gula.

Pada sesi diskusi, sejumlah kecamatan menyampaikan perkembangan usulan lahan. Beberapa wilayah mengalami penambahan usulan, seperti Kecamatan Blora, Japah, Kradenan, Ngawen, serta Jepon dan Banjarejo yang telah diverifikasi. Namun, terdapat pula kecamatan yang belum menambah usulan karena keterbatasan lahan, dominasi tanaman pangan, maupun faktor belum beroperasinya pabrik gula yang mempengaruhi minat petani.
Kegiatan ini menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat pengajuan dan verifikasi CPCL, serta meningkatkan koordinasi antar pihak terkait. Diharapkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, target pengembangan kawasan tebu di Kabupaten Blora tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.