BALAI PELINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN PONTIANAK
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

BPTP PONTIANAK DORONG PERCEPATAN PENGEMBANGAN KAWASAN TEBU DI KABUPATEN PATI

Diposting     Selasa, 14 April 2026 09:04 pm    Oleh    Admin Balai Pontianak



Kabupaten Pati – BPTP Pontianak bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi Kegiatan Pengembangan Kawasan Tebu APBN Tahun Anggaran 2026 di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Teknis Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Tim BPTP Pontianak, perwakilan BPP se-Kabupaten Pati, CWS, mitra pabrik gula (PG Trangkil dan PG Pakis Baru), APTRI, serta DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pati.Dalam sambutannya, perwakilan BPTP Pontianak menyampaikan pentingnya percepatan usulan CPCL serta pemahaman terhadap alur pengajuan sesuai petunjuk teknis terbaru. Selain itu, seluruh pihak didorong untuk aktif mengajukan usulan hingga batas waktu yang telah ditentukan guna mencapai target program pengembangan tebu di Kabupaten Pati.

Pada sesi pemaparan, Tim BPTP Pontianak menyampaikan perkembangan data usulan program berbasis sistem daring yang terintegrasi, meliputi pembaruan data, evaluasi, serta penyajian statistik secara berkala. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi dan transparansi data dalam mendukung pelaksanaan program.Diskusi yang berlangsung aktif menghasilkan sejumlah poin penting, di antaranya:

1. Penguatan koordinasi antara BPP, mitra PG, dan Tani Merdeka Indonesia dalam pengajuan dan kelengkapan dokumen CPCL.

2. Komitmen setiap BPP untuk berkontribusi minimal 30% dari total potensi luasan tebu di wilayahnya.

3. Pentingnya sinkronisasi data agar tidak terjadi tumpang tindih pengajuan.

4. Percepatan kelengkapan berkas fisik dan pemanfaatan sistem digital untuk pelaporan kegiatan.

Selain itu, berbagai masukan dari peserta juga mengemuka, seperti perlunya penyesuaian waktu penyaluran benih dengan musim tanam, serta harapan perpanjangan waktu pengajuan CPCL agar lebih optimal dalam menjangkau petani.Sebagai hasil rapat, seluruh peserta menyepakati komitmen untuk meningkatkan luasan usulan lahan serta melengkapi dokumen sebelum batas waktu yang ditetapkan. Target tambahan minimal sebesar 204 hektare diharapkan dapat tercapai melalui sinergi seluruh pihak.

BPTP Pontianak bersama Tim Teknis Dinas Pertanian Kabupaten Pati juga akan memberikan pendampingan dalam perbaikan dokumen usulan, terutama menyesuaikan dengan petunjuk teknis terbaru terkait penyaluran bantuan pemerintah.Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh hasil rapat dapat segera ditindaklanjuti, sehingga target pengembangan kawasan tebu tahun 2026 di Kabupaten Pati dapat tercapai secara optimal.


Bagikan Artikel Ini