BALAI PELINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN PONTIANAK
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

BPTP PONTIANAK DAMPINGI WAMENTAN RI KUNKER DI PONTIANAK

Diposting     Selasa, 30 Juni 2026 07:06 am    Oleh    Admin Balai Pontianak



PONTIANAK – Balai Pelindungan Tanaman Perkebunan (BPTP) Pontianak mendampingi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesia, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA dalam Kunjungan Kerja (Kunker) di Pontianak, Kalimantan Barat pada Minggu, 28 Juni 2026. Kunker Wamentan kali ini diisi dengan serangkaian kegiatan antara lain Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalimantan Barat periode 2026-2031, jalan dan senam sehat bersama masyarakat serta panen lidah buaya bersama di sentra pengembangan lidah buaya di Pontianak Utara.

Wakil Menteri Pertanian yang juga merupakan Ketua Umum HKTI saat melantik Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. sebagai Ketua DPP HKTI Kalimantan Barat periode 2026-2031 mengatakan bahwa kemandirian pangan hanya dapat tercapai apabila petani memperoleh perlindungan, kepastian usaha, serta harga hasil panen yang menguntungkan. Oleh karena itu, dipastikan saat ini Indonesia tidak boleh lagi bergantung pada impor pangan sesuai dengan perintah Presiden RI. Sementara itu, Ketua DPP HKTI Kalimantan Barat periode 2026-2031 yang juga merupakan Gubernur Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan petani serta memperkuat sektor pertanian guna mewujudkan ketahanan pangan di Kalimantan Barat.

Rangkaian Kunker Wamentan di Pontianak dilanjutkan dengan Panen Lidah Buaya Bersama dan peninjauan lahan pengembangan lidah buaya di Pontianak Utara. Lidah buaya merupakan komoditas pertanian unggulan daerah Pontianak. Pada kesempatan ini Wamentan mendorong penguatan produksi lidah buaya hingga hilirisasinya. Wamentan juga mendorong untuk dilakukan perluasan pasar agar komoditas lidah buaya dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat Pontianak. 

Kunker Wamentan di Pontianak kali ini didampingi juga oleh BPTP Pontianak. Partisipasi BPTP Pontianak ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan sektor pertanian, mengikuti arahan strategis dari pimpinan Kementerian Pertanian, serta mendukung pelaksanaan program pembangunan pertanian dan perkebunan di Kalimantan Barat.

Dalam kunker ini Wamentan memberikan bantuan diantaranya adalah benih jagung hibrida untuk lahan seluas 5.000 Ha kepada pemerintah Kalimantan Barat serta bantuan 5 unit kultivator dan 5 unit pompa air kepada petani. Melalui bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian di Pontianak dan Kalimantan Barat yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani setempat.


Bagikan Artikel Ini