BALAI PELINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN PONTIANAK
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

BPTP PONTIANAK KAWAL PENYALURAN BENIH BONGKAR RATOON TEBU DI KABUPATEN PATI

Diposting     Rabu, 15 Juli 2026 08:07 am    Oleh    Admin Balai Pontianak



Balai Pelindungan Tanaman Perkebunan (BPTP) Pontianak melaksanakan kegiatan pengawalan penyaluran benih Bongkar Ratoon (BR) tebu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan di lapangan untuk memastikan penyaluran benih berlangsung tepat sasaran, sesuai ketentuan, serta mendukung percepatan pengembangan kawasan tebu sebagai salah satu komoditas strategis nasional. Pengawalan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Hilirisasi Perkebunan yang bertujuan meningkatkan produktivitas, kualitas hasil, dan daya saing sektor perkebunan.

Program Hilirisasi Perkebunan difokuskan pada pengembangan komoditas strategis nasional, yaitu tebu, kelapa, kopi, kakao, dan pala. Di Kabupaten Pati, komoditas tebu menjadi prioritas melalui kegiatan Bongkar Ratoon dan perluasan areal tanam guna meningkatkan produktivitas, mendukung swasembada gula nasional, serta memperkuat ketersediaan bahan baku industri. Pada bulan Juli, penyaluran benih Bongkar Ratoon (BR) dilaksanakan di sembilan kecamatan, yaitu Tlogowungu, Gembong, Trangkil, Wedarijaksa, Jaken, Pati, Gunungwungkal, Gabus, dan Dukuhseti.

Hingga saat ini, penyaluran benih telah mencapai 61 rit yang didistribusikan kepada kelompok tani penerima sesuai lokasi yang telah ditetapkan. Dalam kegiatan pengawalan tersebut, BPTP Pontianak melakukan pemeriksaan administrasi, verifikasi kesesuaian benih dengan surat salur, serta memastikan benih diterima oleh kelompok tani sesuai ketentuan. Salah satu kegiatan pengawalan dilakukan pada penyaluran benih kepada Kelompok Tani Rosan Semi Makmur di Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, sebanyak 2 rit, sebagai bagian dari upaya memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Keikutsertaan BPTP Pontianak dalam kegiatan pengawalan penyaluran benih ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung pembangunan perkebunan yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan, Program Bongkar Ratoon diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tebu, memperkuat hilirisasi industri perkebunan, mendukung terwujudnya swasembada gula nasional, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.


Bagikan Artikel Ini