BALAI PELINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN PONTIANAK
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

BPTP PONTIANAK BERPARTISIPASI DALAM KEGIATAN KOORDINASI DAN SOSIALISASI PM-AAS

Diposting     Jumat, 17 Juli 2026 09:07 am    Oleh    Admin Balai Pontianak



Pontianak – Balai Pelindungan Tanaman Perkebunan (BPTP) Pontianak berpartisipasi aktif dalam Kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi PM-AAS yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026 di Gedung Pertemuan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Kalimantan Barat. PM AAS merupakan singkatan Pertanian Modern – Advance Agricultural System yang kini digunakan untuk Mendukung Program Swasembada Pangan khususnya di Kalimantan Barat

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBRMP Kalimantan Barat, Anjar Suprapto, Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar, Supardi, Perwakilan BB Pelatihan Peternakan Batu, Hardi, Ketua Kelompok Substansi (Kelsi) Penyuluhan Pertanian Prov. Kalbar, Wahyudi, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Berkelanjutan 14 kabupaten/kota se-Kalbar, Kepala Dinas yang membidangi Pangan di 14 kabupaten/kota se-Kalbar, serta Katimker Penyuluhan di 14 kabupaten/kota se-Kalbar.

PM – AAS sendiri merupakan sistem budidaya padi modern yang memanfaatkan teknologi, data, mekanisasi, dan pengelolaan presisi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha tani. Tujuan dari PM – AAS adalah hasil tinggi, biaya rendah, petani sejahtera, dan lingkungan tetap terjaga. Enam Prinsip utama sistem PM – AAS adalah tanam rapat dalam baris, efisiensi sumber daya, mekanisasi pertanian, implementasi berbasis korporasi, intensifikasi produksi, dan spesifik lokasi.

Pada kegiatan ini disampaikan materi oleh beberapa narasumber. Materi pertama tentang Pengantar PM – AAS oleh Kepala BBRMP Kalimantan Barat, kemudian dillanjutkan materi tentang Teknis pelaksanaan PM – AAS oleh Ketua Kelompok Pendampingan Modernisasi pertanian BBRMP Kalbar Agus Subekti, kemudian materi terakhir tentang Penyampaian CPCL Program Strategis PM – AAS oleh Kelsi Penyuluhan Pertanian Prov. Kalbar.

Kegiatan koordinasi dan sosialisasi PM – AAS ini adalah wadah dalam memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan PM-AAS dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan di Kalimantan Barat. Kepala BBRMP Kalimantan Barat menekankan bahwa kegiatan ini adalah mandat dari Presiden kepada Menteri Pertanian sehingga program PM – AAS ini harus dijalankan semaksimal mungkin.


Bagikan Artikel Ini